Sabtu, 21 Mei 2011

PDO 2nd Day: Give me W!

Malam semakin larut, kaki masih pegal sehabis jalan, capek badan dan pikiran, yet we have one important meeting for tomorrow.
Meeting malam ini berlangsung di kamar sang ketua yang lumayan luas. Kami harus merancang yel-yel buat ditampilkan di PDO besok. Jadi, visa briefing, medical check up, MMR, visa interview semua merupakan rangkaian PDO, agenda utamanya sendiri (the real Pre Departure Orientation) baru akan berlangsung besok mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore.
Untuk yel-yel, Acho menyarankan menggunakan irama dari theme song World Cup, K'naan Wavin Flag. Beni, De Ipan, Nova, Agus, Aan, Icha, Habbul, Eni, Ima mengerjakan lirik lagunya secara keroyokan. Entah karena kompak atau akibat ngantuk, liriknya cepat juga selesainya.
Kurang lebih begini bunyinya (Pake nada Wavin' Flag ya):
"We are Iowers
Always together
We are on fire
to be the great fighters."
Lirik selesai, sekarang bagian tersulit saudara-saudara: koreografi!
Bisa dibayangkan koreografi akan banyak menguras tenaga dan tawa. Apalagi dengan insiden "Give me W!" ala Aan :D
Kami kembali ke kamar masing-masing mendekati tengah malam, dengan energi yang benar-benar terkuras. Tapi siapa yang tahu, satu masterpiece yel-yel telah lahir malam ini dari kekompakan Seven Eleven. 
Iowers: amazing, fantastic, wonderful, ayeey!
 

PDO 2nd Day: Packed Schedule

Hari kedua PDO dijamin bakal panjang dan sibuk buat kami, 7-11 serta Kansasers. 
Pukul tujuh pagi, perwakilan RS. Omni sudah datang untuk medical check up dan suntik MMR. Medical Check Up meliputi: pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, kesehatan mata, tes urin, rontgen, dan pemeriksaan oleh dokter -saya kurang jelas juga sama yang terakhir ini.
Acho dan Dewi check up duluan biar bisa ke kedutaan untuk memastikan janji wawancara. Begitu selesai suntik MMR yang penuh dengan drama *halah, kami lalu berangkat ke kedutaan. Jarak dari hotel ke kedutaan tidak begitu jauh, sekitar 10 menit perjalanan.
Begitu sampai, di luar perkiraan, kedutaannya sepiiii banget. Sepertinya cuma di-booking buat 7-11 dan Kansasers. Hehe. 
Setelah sholat dzuhur, tibalah saatnya masuk ke kedutaan. Sekarang saya pikir saya harus menyensor beberapa cerita di dalam US Embassy. Intinya, it was one nerve wrecking moment. 
*
Kamu tau kartu kuning kan? Iya, yang biasa dikeluarkan wasit kalau dalam pertandingan sepakbola ada yang melakukan pelanggaran. Tapi saya janji tidak akan membahas sepakbola di sini. Ini mengenai wawancara visa, dan betapa was-wasnya kami semua terhadap kartu kuning. Benar, wawancara visa juga pake kartu kuning segala. Jadi, begitu selesai wawancara visa, kamu akan dapat kartu putih berisi tanggal pengambilan visa, atau... kartu kuning.
Kartu kuning berarti data kamu harus diverifikasi lagi karena interviewer merasa waktu wawancara belum cukup bagi mereka. Yang beruntung mendapatkan kartu sakti ini di SEVEN ELEVEN adalah De Ipan.
Tapi setelah dipikir-pikir, kartu kuning bukanlah akhir dari segalanya. Kita positif thinking saja bahwa interviewernya ngefans sama De Ipan, jadi pengen verifikasi lebih. Hehe.
*
Letak US Embassy tepat berseberangan dengan Monas, yang begitu kami keluar, Monas sudah manggil-manggil dari kejauhan buat dikunjungi. Beakhirlah kami sore itu di Monas, mengambil beberapa foto, dan late-lunch di warung stasiun Gambir.
Belum mau balik hotel, Acho yang memang kayaknya hobi jalan kaki, mengajak kami jalan kaki ke Istiqlal. Saya ulang: jalan kaki ke Istiqlal. Jadilah sisa sore ini kami habiskan dengan jalan kaki, sebelum sholat dan rapat di Istiqlal.
Ini hari yang panjang dan melelahkan, tapi hari ini belum selesai buat SEVEN ELEVEN.


Jumat, 20 Mei 2011

PDO 1st Day: Toko Kelontong

Nah, sekarang, izinkanlah saya memperkenalkan tujuh lelaki, dan sebelas perempuan di Iowa. Alias Seven Eleven.
Ide nama grup yang seakan-akan mengadaptasi Convenience Store dari Amerika ini bukan karena tiba-tiba seseorang melihat kami dan berkata : "Wah cowoknya ada tujuh, cewek ada sebelas, Seven Eleven!" Bukan saudara-saudara, sama sekali tidak begitu ceritanya.
Nama Seven Eleven didapatkan dengan susah payah, cucuran keringat, kaki pegal-pegal... Terimakasih pada Acho yang mengajak teman-teman jalan kaki sehabis makan malam sejauh kurang lebih tiga kilometer. Saat itu kami melihat toko kelontong amerika itu dari kejauhan dan mulailah kepikiran: Aha! Kita SEVEN ELEVEN!
Sekarang dan seterusnya, kami menggunakan nama itu untuk menyebut diri kami. We're proud to be SEVEN ELEVEN!

PDO 1st Day: Kamu Dari Mana?

24 April 2011 menjadi salah satu hari bersejarah buat tiga puluh enam pemuda di salah satu sudut Jakarta Timur. Sebulan lalu mereka dikabari bahwa mereka akan menjadi grantees IELSP Cohort 9, dan hari itu untuk pertama kali mereka akan bertemu untuk pelaksanaan PDO (Pre Departure Orientation) selama 3 hari.
Waktu saya masuk ke lobi hotel New Idola, sesadar-sadarnya saya tau bahwa pertemuan pertama akan jadi sangat kaku buat kami. Tapi, saya salah besar. Masih beberapa jam sejak saling kenal, kami mulai akrab satu sama lain. Rupanya metode SKSD sangat bermanfaat di sini. Tapi di atas segalanya, pertemuan pertama berjalan lancar dengan masing-masing saling tanya berkali-kali:
kamu dari mana?
kamu dari mana tadi?
lha kalo kamu?
*
Agenda Pre Departure Orientation yang pertama adalah Visa Briefing yang dibawakan langsung oleh Mba Fenty. Mba Fenty mengelompokkan kami ke dalam dua barisan sesuai state kami nantinya: Kansas, dan Iowa!
Ini adalah kali pertama kelompok Iowa benar-benar berkumpul! Ada satu momentum yang cukup penting terjadi di sini: terpilihnya ketua kelompok Iowa, yaitu Handriyadi alias Acho. Serta terpilihnya sang wakil: Fadilatul Laela Insan alias Fadil.
Pemilihan ketua ngga ribet-ribet amat, karena entah kenapa kami sudah kompak soal siapa yang punya kepemimpinan terbaik. Atau mungkin, kehebohan terbaik. (Peace, Acho). Yang jelas, bagi saya ini adalah kekompakan pertama kami. :)
Cheers,

Admin

Kamis, 19 Mei 2011

Endorsement

Hi there!
Saya ngucapin selamat datang di blog kami, 7-11, ini. Gerangan kenapa namanya 7-11? Percayalah, kami bukannnya lagi mempromosikan jaringan toko kelontong yang populer itu
caption: yang begini ini
Bukan pula bermaksud bahwa blog ini didirikan pada tanggal 7 November, atau 11 Juli. *jelas engga kan
Bukan juga karena yang admin blog ini cuma online pada pkl 7 pagi sampai pkl 11 malam. *emang gawe?!
Tapi 7-11 yang ini berarti: this blog officially belong to 7 boys and 11 girls and their stories. Siapa sih mereka? Please look forward!

Cheer dengan es teh,

Admin :)